Articles by "Champions League"

Tampilkan postingan dengan label Champions League. Tampilkan semua postingan

Drawing Champions League 16 Besar 2018/2019 di Nyon, Swiss

Liputan Warga - UEFA telah menggelar undian babak 16 besar Liga Champions pada hari Senin, 17 Desember 2018 di markas besar mereka, Nyon, Swiss. Terdapat tim-tim besar atau partai big match yang akan tersaji pada babak 16 besar kali ini.

Sebelum kita bahas lebih lanjut, mari kita simak terlebih dahulu aturan dalam pertemuan di babak 16 besar ini. Ada beberapa kriteria dalam penentuan lawan di babak 16 besar ini. Pertama, tim yang dengan status juara grup akan berjumpa dengan tim yang sebagai runner up di grup lain. Kedua, tim yang berasal dari federasi atau negara yang sama tidak akan bisa berjumpa di babak 16 besar ini. Yang ketiga, tim-tim yang berasal dari grup yang sama tidak bisa berjumpa di babak 16 besar ini.

Big Match Akan Tersaji

Seperti yang kita lihat, berdasarkan hasil undian babak 16 besar Liga Champions ini, terdapat banyak laga yang bisa dibilang big match atau partai besar yang terlalu cepat di pertemukan. Perwakilan dari Inggris, Manchester United akan menghadapi partai yang amat berat, bagaimana tidak, mereka akan berhadapan dengan juara bertahan Ligue 1, Paris Saint-Germain. Jose Mourinho akan kembali menghadapi tantangan berat.

Sementara wakil dari Italia, klub raksasa Juventus akan berhadapan dengan wakil dari Spanyol, Atletico Madrid. Sementara wakil dari Jerman, Bayern Munchen akan menghadapi Liverpool, dimana seperti yang kita tahu, tim asuhan Jurgen Klopp sedang dalam performa terbaiknya di pentas Liga Inggris, berbanding terbalik dengan Bayern Munchen. Sepertinya partai ini akan berlangsung dengan sengit.


Hasil / partai undian babak 16 besar Liga Champions 2018/2019

Marcus Rashford berhasil mencetak gol sundulan ke gawang Valencia.
Liputan Warga - Tantangan baru yang akan MU hadapi berikutnya setelah berhasil lolos ke fase grup Liga Champions.Sempat kesulitan di awal turnamen berlangsung, namun kemenangan atas Juventus di Allianz Stadium mengubah segala prediksi. Di laga terakhir Manchester United kembali menelan kekalahan saat bertandang ke markas Valencia dengan skor 1-2. Kekalahan itu tidak mengubah klasemen, mengingat MU dan sang puncak klasemen Juventus sudah dipastikan lolos ke fase grup.

Namun, jika Manchester United bisa memenangkan pertandingan ini, maka MU seharusnya lebih diuntungkan di babak 16 besar. Disaat yang sama, Juventus juga menelan kekalahan atas Young Boys dengan skor 1-2. Dengan artinya MU bisa merebut puncak klasemen jika mampu mengalahkan Valencia.

Namun sekarang apa hendak dikata. MU kini melaju ke babak 16 besar sebagai runner-up grup dibawah Juventus yang selaku pemuncak grup.

Menerima Undian Sulit

Dari total 16 tim yang telah lolos, Manchester United yang lolos sebagai runner-up tentunya akan berhadapan dengan juara grup. Potensi lawan MU di babak 16 besar nanti adalah Real Madrid, Bayern Munchen, PSG, Barcelona, Borussia Dortmund, dan Porto. Manchester City yang juga sebagai juara grup tidak termasuk lawan MU, karena merupakan satu negara yang sama ( tidak bisa berjumpa ).

Dengan calon tim yang akan dihadapi MU begitu kuat, tentunya MU butuh sedikit keajaiban untuk mendapatkan lawan yang relatif lebih mudah, ya contohnya seperti Porto atau Dortmund.

Pelatih Manchester United, Jose Mourinho sendiri mengakui sebagai sosok yang memang kurang beruntung setiap dalam undian fase grup. Mourinho hanya berharap timnya bisa mendapatkan lawan yang terbaik dan mudah.

"Biasanya, saya bukanlah orang yang paling beruntung dalam hal undian, tetapi seperti yang saya katakan sekarang, ada 16 tim terbaik di Eropa yang sudah lolos, dan terdapat enam kemungkinan. Saya pikir satu klub Inggris (Tottenham) dan Juventus juga mendapatkan kemungkinan itu, termasuk dengan enam klub yang merupakan tim top di Eropa. Namun Stadion Old Trafford tentunya akan menyambut klub terbesar di Eropa untuk big match pada 16 besar nanti," ungkap Jose Mourinho.

Undian babak 16 besar Liga Champions ini akan berlangsung pada hari Senin, 17 Desember 2018 malam WIB mendatang. Tim manapun yang akan berjumpa dengan MU pasti akan menarik dengan mental juara MU di Champions tidak perlu kita ragukan lagi.


SUMBER :


Liverpool vs Napoli.


Liputan Warga -Jelang duel laga penentuan Liverpool vs Napoli di ajang Liga Champions. Pelatih Napoli, Carlo Ancelotti menginstruksikan pada anak asuhya untuk tidak bermain bertahan, dia juga mengatakan tidak mengincar hasil imbang di laga kali ini yang akan dihelat di Stadion Anfield, Rabu 12 Desember 2018.

Sang tamu, Napoli hanya butuh satu poin saja untuk bisa melaju ke babak 16 besar Liga Champions. Wakil asa Italia itu saat ini sedang berada di puncak klasemen Grup C dengan perolehan sembilan poin. Di laga pertama saat Napoli berhadapan dengan Liverpool di Stadio San Paolo, Napoli berhasil mengalahkan Liverpool dengan skor tipis 1-0. Berkat gol Lorenzo Insigne di masa-masa injury time.

Sedangkan Liverpool harus memenangkan laga kali ini atau dengan catatan harus selisih dua gol jika ingin melaju ke babak selanjutnya atau tersingkir dan bermain di Europa League.Laga hidup mati akan tersaji pada pertandingan kali ini, terutama dengan Liverpool yang mengincar kemenangan dengan selisih dua gol

" Laga kali ini pasti akan berlangsung dengan sangat menarik, kami akan datang ke Anfield dan coba bermain normal seperti biasanya. Merupakan suatu hal yang blunder jika kami mencoba bermain dengan menerapkan skema bertahan. Karena kami hanya tahu cara bermain menyerang dan ingin untuk menang seperti halnya dengan Liverpool." ungkap Ancelotti.

Carlo Ancelotti memang memiliki banyak kenangan saat berhadapan dengan Liverpool. Saat ia menangani AC Milan, dia melakoni dua partai final Liga Champions versus The Reds. Pelatih berusia 69 tahun ini memang telah banyak menangani sejumlah klub-klub besar papan atas Ia juga pernah menghadapi Liverpool saat menangani Chelsea.



Lionel Messi.


Liputan Warga - Pemain terbaik dunia, Lionel Messi berhasil mencetak satu gol ke gawang PSV Eindhoven pada laga matchday ke 5 Grup B Liga Champions 2018/2019. Pemain andalan Barcelona itu baru saja menciptakan rekor baru dengan jumlah gol terbanyak untuk satu klub di Liga Champions.

Satu gol yang dicetak Messi saat berhadapan dengan PSV pada menit ke-61 itu adalah gol ke 106 yang sudah dia ciptakan di kompetesi tertinggi top Eropa. Jumlah gol yang Messi miliki unggul satu gol dari rival beratnya selama ini, Cristiano Ronaldo saat masih berseragam Real Madrid sebelum hengkang ke Juventus.

Rekor baru yang dibuat Messi ini sudah tidak akan mungkin bisa disalip oleh rival beratnya Ronaldo, mengingat sang pemain berpaspor Portugal itu sudah tidak bermain untuk Real Madrid lagi, setelah musim panas kemarin menekan kontrak dengan tim raksasa Juventus.

Ronaldo sendiri memang dikenal sudah memecahkan banyak rekor-rekor di Liga Champions, tetapi untuk yang kali ini dia harus mengalah dengan rivalnya Lionel Messi. Satu rekor Liga Champions berhasil Messi curi dari genggaman Cristiano Ronaldo

Berikut daftar pemain yang mencetak gol terbanyak bagi satu klub di Liga Champios.

1. Lionel Messi : 106 gol untuk Barcelona
2. Cristiano Ronaldo : 105 gol untuk Real Madrid
3. Raul Gonzalez : 66 gol untuk Real Madrid
4. Karim Benzema : 47 gol untuk Real Madrid
5. Thomas Mueller : 42 gol untuk Bayern Munchen
6. Alessandro Del Piero : 42 gol untuk Juventus

Marouane Fellaini menjadi pahlawan United, setelah berhasil mencetak gol kemenangan di menit akhir laga.


Liputan Warga - Setan Merah, julukan dari Manchester United ini berhasil memetik poin penuh di kandang sendiri setelah berhasil menang dengan skor tipis atas wakil Swiss, Young Boys. Dengan hasil itu Manchester United akan menemani Juventus menjadi wakil Grup H yang melaju ke babak 16 besar.

Sepanjang pertandingan yang dimainkan di stadion Old Trafford itu hampir tidak ada gol yang tercipta. Sosok Marouane Fellaini lah yang muncul sebagai pahlawan kemenangan bagi Setan Merah, berkat gol yang ia cetak di menit-menit masa injury time.

Kemenangan yang diraih pasukan Jose Mourinho ini membuat United tetap bertahan diposisi dua klasemen dengan poin 10. Hanya tertinggal 2 poin dari Juventus yang berada di posisi puncak. Sementara Young Boys semakin terpuruk di dasar klasemen dengan raihan 1 poin.


Babak Pertama
 
Manchester United selaku tuan rumah berusaha langsung cepat menggedor sejak menit awal babak pertama. Peluang demi peluang didapatkan United, namun usaha para pasukan Mourinho masih belum mampu membobol gawang sang tamu yang di kawal oleh David von Ballmoos.

Sayang peluang emas yang didapat Marcus Rashford di awal-awal laga masih gagal di manfaatkan dengan baik, setelah sepakannya masih melebar dari sasaran.

Jelang akhir babak pertama, Young Boys hampir saja mencuri gol. Namun sayang Djibril Sow meneruskan umpan Miralm Sulejmani hanya melenceng dari gawang yang di kawal David De Gea.


Babak Kedua

Memasuki awal babak kedua, pelatih Young Boys, Gerardo Seoane memasukkan Ulisses Garcia untuk menggantikan Steve von Bergen di jantung pertahanan. United kembali menambah tempo permainan cepat dengan serangan bertubi-tubi ke jatnung pertahanan Young Boys.

United mendapat beberapa peluang emas untuk membuat papan skor berubah. Pada menit ke-57 tembakan dari Anthony Martial masih membentur pemain lawan, bola liar coba dicocor Fellaini, namun sayang bola masih melambung diatas gawang.

Tim tamu coba membuat skema serangan balik, sempat memperoleh kesempatan untuk membuat publik tuan rumah bungkam. Namun sayang, peluang Garcia di menit ke-72 masih bisa digagalkan oleh sang kiper terbaik dunia David De Gea.

Di masa-masa perpanjangan waktu. Hal tak terduga terjadi setelah ada seorang pahlawan Setan Merah yang membuat aksinya pada menit pertama injury time, yaitu Fellaini yang berhasil membuat seluruh penonton yang berada di Old Trafford bersorak.

Berhasil menerima umpan sundulan dari Romelu Lukaku, Fellaini memanfaatkan body nya dan melakukan sekali kontrol dan kemudian memutarkan badan untuk melepas tembakan yang mengarah ke sisi pojok kanan gawang yang di kawal David von Ballmoos. Skor 1-0 untuk kemenangan Manchester United pun menjadi hasil akhir laga.

Santiago Solari.


Liputan Warga - Raksasa Spanyol atau Jawara Liga Champions, Real Madrid terancam dengan kehilangan beberapa pemain pilarnya saat berkunjung ke Stadiun Olimpico jelang menghadapi AS Roma selaku tuan rumah. Los Blancos bakal tidak bisa menurunkan empat pemainnya.

Dari keempat pemain El Real yang tidak akan bermain dalam lawatan ke ibukota Italia itu adalah gelandang bertahan asal Brazil Casemiro, bek serba bisa Nacho Fernandez, bek kanan muda Alvaro Odriozola, dan serta kiper Keylor Navas.

Keylor Navas sudah cukup lama absen akibat cedera lutut yang dialaminya. Sedangkan Casemiro dan Nacho Fernandez sudah mengalami cedera sebelum libur pertandingan internasional. Alvaro Odriozola baru menderita cedera di laga terakhir saat melawan Eibar, dimana Madrid takluk dengan skor 3-0.

Dengan absennya Keylor Navas membuat posisi penjaga gawang Los Blancos akan tetap ditempati oleh Thibaut Courtois. Sebelumnya pemain kelahiran Belgia itu tengah disorot karena performa dan penampilan buruk dan mengecewakannya.

El Real wajib menang atau setidaknya membawa poin (seri) kala bersua dengan AS Roma. Kedua tim sama-sama megoleksi poin dari tiga pertandingan yang sudah dijalani. Kedua tim ini sebelumnya menelan kekalahan saat bermain di Liganya masing-masing. Dimana AS Roma kalah saat bertandang ke markas Udinese dengan skor tipis 1-0. Sedangkan Real Madrid harus menahan malu saat bertandang ke markas Eibar, Los Blancos takluk dengan skor telak 3-0.

Cristiano Ronaldo dan Paulo Dybala.































Liputan Warga - Pemain kelahiran Argentina Paulo Dybala mengaku sangat optimis dengan hadinrya sang mega bintang asal Portugal, Cristiano Ronaldo bisa megakhiri penantian Juventus akan trofi juara Liga Champions selama 22 tahun lamanya. Klub raksasa Italia itu terakhir kalinya menjuarai Liga Champions pada era Gianluca Vialli, tepatnya pada tahun 1996 silam.

Kala itu di Final Juventus berhadapan dengan wakil Belanda, Ajax Amsterdam. Setelah 90 menit dan tambahan perpanjangan waktu 2 x 15 bermain imbang dengan skor 1-1. Bianconeri akhirnya menang 2-4 dalam drama adu penalti. Itu merupakan terakhir kali Juventus meraih gelar Champions, dan Juve sudah berulang kali berjuang dan berusaha untuk bisa jadi juara lagi. Namun usaha mereka selalu gagal.

Juventus selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya dan dalam beberapa tahun terakhir ini, tepatnya dibawah asuhan Antonio Conte dan pelatih saat ini Massimiliano Allegri. Mereka berhasil masuk ke final pada tahun 2015 dan 2017, namun dua-duanya selalu mendapatkan kekalahan yang gagal mengahpus tren buruk Juve di Liga Champions.

Di musim panas kemarin, Juventus sukses mendatangkan Cristiano Ronaldo dari Real Madrid. Ia adalah pemain top yang telah mgeoleksi lima trofi Liga Champions di sepanjang karirnya bersama Manchester United dan Real Madird. Cristiano Ronaldo dikenal mampu menjadi penentu di laga-laga krusial. Dybala sendiri pun sangat optimis dengan kehadiran CR7 ke Juventus, bisa memperbesar kans timnya untuk merengkuh gelar UCL musim ini.

"Kami memiliki peluang besar tahun ini untuk membawa gelar UCL ke Turin, karena Cristiano adalah pemain hebat yang sudah bergabung dengan kami, dan sekarang kami lebih banyak pilihan. Tapi kami juga sudah bermain dengan bagus dalam beberapa tahun ini. Hanya kami kurang beruntung, kami kalah di dua laga final UCL dalam empat tahun terakhir dan tahun lalu kami memainkan pertandingan besar saat berjumpa dengan Madrid dan sama, kami harus mengakui kemenangan bagi tim lawan. Jadi ya, saya pikir tahun ini tahun terbaik kami, sangat bagus kesempatan kita untuk meraih gelar UCL dan gelar domestik lainnya. Tapi target setiap tahun itu pasti untuk memenangkan setiap gelar yang ada," ungkap Dybala dilansir Goal International.

Akan tetapi Dybala juga mengatakan bahwa Bianconeri tidak cuma fokus untuk mengejar gelar trofi UCL, melainkan mereka juga ingin meraih trofi di kompetesi domestik.

"Yang jelas tahun ini mungkin terlihat seperti Liga Champions adalah obsesi, tetapi kami juga fokus pada piala domestik, kami ingin memenangkan scudetto lain. Tapi sekarang kami fokus pada laga melawan Milan," tambahnya.


Mauro Icardi berhasil menyamakan kedudukan kala berhadapan dengan Barcelona.



Liputan Warga - Kapten dari Inter Milan, Mauro Icardi merasa sangat gembira setelah timnya berhasil bermain imbang dengan Barcelona. Menurut pemain asal Argentina itu, Inter Milan telah menunjukkan semangat juang yang tinggi unuk meraih hasil positif bagi tim.

"Kami bermain dengan tim terbaik di dunia dan mereka mencetak gol yang baik dan sesuai dengan karakter cara mereka bermain. Namun kami tidak pernah menyerah. Kami menunjukkan rasa percaya diri kami dalam setiap turnamen. Sama halnya ketika kita berjumpa denga Tottenham Hotspur. Tim kami benar-benar berjuang hingga akhir laga," ungkap sang kapten Inter Milan.

"Kalau kami memiliki waktu yang lebih panjang, kemungkinan besar kami pasti bisa membalikkan keadaan. Matias Vecino yang selalu menjadi pemain keberuntungan untuk Inter Milan, jika tidak mencetak gol maka ia bisa memberikan assist," tambahnya.

Pada pertemuan pertama yang dimainkan di Camp Nou markas Barcelona, Inter Milan kalah dengan skor 2-0 dari Barcelona. Saat itu Lionel Messi ada bermain, dan gol dicetak oleh Rafinha dan Jordi Alba. Di laga malam tadi, Inter Milan memanfaatkan absennya pilar Barcelona siapa lagi kalau bukan Lionel Messi, dengan memaksamakan hasil imbang untuk Barcelona. Hasil ini membuat Inter Milan berada di peringkat dua dengan perolehan tujuh poin, tertinggal tiga poin dari sang pemuncak yaitu Barcelona dengan mengoleksi sepuluh poin di Grup B.

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.